Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.ComLangkah-Langkah Penggunaan UML
Berikut ini adalah tips pengembangan piranti lunak dengan
menggunakan UML:
1>
Buatlah daftar business process dari level
tertinggi untuk mendefinisikan aktivitas dan proses yang mungkin muncul.
2>
Petakan
use case untuk tiap business process untuk mendefinisikan dengan tepat
fungsionalitas yang harus disediakan oleh sistem. Kemudian perhalus use case
diagram dan lengkapi dengan requirement, constraints dan catatan-catatan lain.
3>
Buatlah deployment diagram secara kasar untuk
mendefinisikan arsitektur fisik sistem.
4>
Definisikan requirement lain(non-fungsional,
security dan sebagainya) yang juga harus disediakan oleh sistem.
5>
Berdasarkan use case diagram, mulailah membuat
activity diagram.
6>
Definisikan objek-objek level atas (package atau
domain) dan buatlah sequence dan/atau collaboration
diagram untuk tiap alir pekerjaan. Jika sebuah use case memiliki kemungkinan
alir normal dan error, buatlah satu diagram untuk masing-masing alir.
7>
Buarlah rancangan user interface model yang
menyediakan antarmuka bagi pengguna untuk menjalankan skenario use case.
8>
Berdasarkan model-model yang sudah ada, buatlah
class diagram. Setiap package atau domain
dipecah menjadi hirarki class lengkap dengan atribut dan metodanya. Akan lebih
baik jika untuk setiap class dibuat unit test untuk menguji fungsionalitas
class dan interaksi dengan class lain.
9>
Setelah class diagram dibuat, kita dapat melihat
kemungkinan pengelompokan class menjadi komponen-komponen. Karena itu buatlah
component diagram pada tahap ini. Juga, definisikan tes integrasi untuk setiap
komponen meyakinkan ia berinteraksi dengan baik.
1>
Perhalus deployment diagram yang sudah dibuat.
Detilkan kemampuan dan requirement
piranti lunak, sistem operasi, jaringan, dan sebagainya. Petakan komponen ke
dalam node.
1>
Mulailah membangun sistem. Ada dua pendekatan
yang dapat digunakan :
Ø
Pendekatan use case, dengan meng-assign setiap
use case kepada ti pengembang tertentu
untuk mengembangkan unit code yang lengkap dengan tes.
Ø
Pendekatan komponen, yaitu meng-assign setiap
komponen kepada tim pengembang tertentu.
>Lakukan uji
modul dan uji integrasi serta perbaiki model berserta codenya. Model harus selalu sesuai dengan code yang aktual.
>Piranti lunak siap dirilis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar